Snack Box

Ciptakan Konsumen (Create New Costumer) #10

4 Hal untuk menciptakan konsumen baru:
  • Distribution
  • Brand Activation
  • Marketing Communication
  • Selling





Distribution

Goal : Ketersediaan Barang
Membuat Orang bisa mengakses


Brand Activation

Goal : Awareness
Membuat Orang Tau

3 RULES OF COPYWRITING

Sebelum kita belajar lebih jauh mengenai COPYWRITING, kita terlebih dahulu harus tahu RULESnya agar kita mengetahui sampai dimana kita melangkah. 

Inilah 3 Rules Copywriting yang WAJIB Anda ketahui: 

RULES #1 : Fokus Pada GOAL bukan pada KONTEN 

GOAL = Traffik, List, Konversi, Buyer, Recurring  
 
Kenapa GOAL selalu jadi yang utama setiap Anda merencanakan sesuatu?  
Ya, karena GOAL itulah yang membuat kita bergerak. Jadi tentukan dulu GOAL Anda sebelum mempelajari Copywriting.
GOAL yang akan Anda tentukan disini adalah GOAL yang berkaitan dengan Traffik, List, Konversi, dan Recurring  

Ada beberapa hal yang harus Anda lakukan:  
1. Tentukan GOAL Bisnis Anda, jangka pendek, menengah dan jangka panjang?  
  • Tentukan Dimana dan berapa Traffik yang akan Anda dapatkan?  
  • Tentukan berapa list akan akan dapatkan dari traffik tersebut?  
  • Tetapkan berapa banyak konversi dari promosi ke List Anda?  
  • Tentukan berapa banyak yang menjadi buyer dari konversi list Anda?  
  • Terakhir tentukan persentase orang yang yang recurring atau pembelian dengan transaksi yang sama dari produk Anda?  
2. Apa alasan kuat Anda dibelakang GOAL – GOAL tersebut?  
  • Ingin membeli rumah (awalnya ngontrak) 
  • Ingin mengumrohkan atau menghajikan orang tua 
  • Ingin membeli mobil baru 
  • Ingin menyekolahkan ke sekolah favorit 
  • Ingin……. 
3. Reward atau penghargaan apa yang akan Anda dapat jika berhasil mencapai GOAL?  
  • Mengajak makan bersama keluarga di cafe atau restoran 
  • Syukuran dengan anak-anak panti asuhan 
  • Sedekah lebih sering dan lebih banyak 
  • (Silahkan Pikirkan….) 
4. Punishment atau hukuman apa yang akan Anda dapat jika tidak berhasil mencapat GOAL Anda?  
  • Pegang spanduk di pinggir jalan yang bertuliskan “Bulan ini Saya tidak mencapai target omset 100juta, mohon doanya agar bulan depan bisa tembus omset 100juta”,  aamiin.. 
  • bangun lebih pagi, bekerja lebih giat dan tambah waktu kerja 
  • Ibadah wajib lebih tepat waktu dan sunnah di rutinkan 
  • (Silahkan Pikirkan….)

RULES #2 : Berdasarkan Customer Persona, Bukan Atas Maunya Kita 

Customer Persona sangat penting dalam sebuah bisnis atau usaha yang sedang Anda jalankan. Kenapa? Karena jika Anda sudah mengetahui Customer Persona dari bisnis Anda akan sangat membantu sekali dalam membuat copywriting yang powerfull sehingga bisa mendapatkan konversi yang tinggi.  
Kita akan bahas lebih mendalam tentang Customer Persona pada modul berikutnya. 

RULES #3 : Tidak Hanya Asal Jadi, Tapi Juga Harus Ada Interaksi 

Apakah aktifitas copywriting itu hanya cukup menulis naskah iklan lalu di publish, selesai? 
Tentu tidak sampai disitu, ada yang lebih penting dari itu semua yaitu membangun interaksi dengan calon customer.
Interaksi berguna untuk membangun kedekatan. Ingat! No Raport No Sales, Jika tidak dekat maka tidak akan ada penjualan.  

Maka dari itu bangunlah kedekatan dengan calon pembeli yaitu dengan cara memberikan like terhadap komentar dari orang yang merespon iklan Anda, membalas komentar mereka, dan yang terpenting adalah after sales, karena ini yang sering orang lupa.  

Itulah 3 RULES yang harus Anda pahami betul-betul sebagai langkah awal Anda mulai mentoring online ini. Materi selanjutnya Anda akan belajar tentang Customer Persona, dan ini bakal sangat menarik.  

Namun, sebelum membaca modul selanjutnya, pastikan Anda mengerjakan tugas dalam Materi pertama ini dengan sungguh-sungguh. Silakan jawab pertanyaan-pertanyan pada RULES #1. Semakin detail, maka hasilnya akan semakin bagus. 


   

Marketing Communication

Goal : Market Share
Membuat Orang Datang

CUSTOMER PERSONA

Saya punya prinsip bahwa setiap produk ada jodohnya, artinya setiap produk punya target market yang berbeda. Target market memiliki kekuatan 10x lipat dibanding copywriting. Produk yang dipromosikan pada target market yang tepat bakal LARIS meski copywritingnya acak-acakan. Ini pernah terjadi pada klien saya saat jualan hijab. Dia sering sekali Broadcast di BBM dengan iklan tanpa mengikuti kaidah copywriting. Saat saya tanya penjualannya, spontan dia jawab 5 juta/hari.
Wow! 
Kali ini kita akan belajar bagaimana mencari Customer Persona, yang berarti Anda mencari HIPOTESIS tentang karakter target market dari Produk yang Anda jual, khususnya mengenai faktor manusia mulai dari:  
  •  Gambaran demografi (Jenis Kelamin, Usia, Pekerjaan dan Penghasilan)  
  •  Apa saja keinginan mereka? Apa masalah yang bisa diselesaikan dengan hadirnya produk Anda?  
  •  Apa saja yang mereka khawatirkan?  
  •  Kemana mereka mencari informasi yang mereka percaya?  
  •  Dimana mereka berkumpul? ONLINE seperti di Grup Facebook, WA, BBM, LINE atau Telegram), kalau OFFLINE seperti arisan, komunitas, club, atau organisasi?  
  •  Bagaimana pola pembelian target market Anda? (Beli lewat SMS, BBM, WA, LINE atau Webiste) 
[PRINSIP] Setiap Produk Punya PERSONA BERBEDA dan STRATEGI JUALAN YANG BERBEDA 
  
Dengan mengetahui customer persona setiap produk, maka strategi yang saya gunakan untuk promosi juga berbeda. Hal ini
pula yang harus Anda lalukan, temukan customer persona setiap produk Anda. Bayangkan… ketika Anda punya target
market yang tepat dan mahir copywriting, DIJAMIN rekening Anda bakalan BENGKAK! kiki emoticon  
Jawaban dari Hipotesis tentang Prospek Anda tersebut akan menjadi Landasan Anda dalam merumuskan secara tepat siapa
yang akan Anda jadikan target dan isi copywriting. 

Saat si Prospek membaca Copywriting Anda, mereka akan SELALU berpikir “Apakah produk atau jasa ini sesuai dengan
kebutuhan saya?”  
Jadi, Anda tidak menjual dengan cara yang sama ke setiap orang karena setiap orang punya karakter yang berbeda. Paham
kan?  
Selanjutnya, agar Anda makin PAHAM dengan karakteristik TARGET MARKET produk Anda, saya berikan Customer
Persona Cheklist. Silahkan siapkan alat tulis Anda atau apapun yang bisa digunakan untuk mencatat, Ready? 

Inilah Cheklistnya: 
1. Buat Daftar Nama Prospek (Database) 
  • Nama Lengkap  
  • Alamat lengkap  
  • Email  
  • Alamat Sosmed (FB, Twitter, Instagram, atau Website)  
  • No HP/ WA, Pin BB, LINE@  
  • Foto 
2. Buat Informasi Latar Belakang Prospek 
  • Usia  
  • Gender  
  • Pekerjaan  
  • Pendidikan  
  • Lokasi/Alamat  
  • Hubungan  
  • Pengalaman Kerja  
3. Dimanakah menemukan mereka atau prospek Anda? 
  • Media Sosial : Facebook, Twitter, G+, Path, Instagram, LINE, dll.  
  • Forum, Komunitas, Paguyuban, Perkumpulan, dll.  
  • Reuni TK, SD, SMP, Kuliah, dll.  

Setelah menentukan Custumer Persona Anda lalu buatlah daftar untuk Spesifikasi Produk Anda:  

4. Tuliskan 7 Alasan Kenapa Orang lain HARUS BELI produk Anda 
  • Lebih Mudah… ?  
  • Lebih Cepat… ?  
  • Lebih Eksklusif… ?  
  • Lebih Variatif… ?  
  • Lebih Murah… ?  
  • Lebih Tahan Lama… ?  
  • Lebih Enak… ?  
  • Lebih ….? (Silahkan Pikirkan!)
5. Tuliskan Alasan-Alasan Kenapa Mereka HARUS PERCAYA kepada Anda 
  • Tersertifikasi… ?  
  • Testimoni… ?  
  • Endorsement… ? 
  • Bukti… ?  
  • Garansi… ?  
  • Sudah terbukti… ? 
  • Kedekatan… ? 
  • Direkomendasikan oleh… ?  
  •  ….? (Silahkan Pikirkan!) 
6. Tuliskan 7 Alasan Kenapa Orang lain TIDAK BELI produk Anda 
  • Kualitasnya jelek… ?  
  • Harganya mahal… ?  
  • Sulit didapat… ?  
  • Servicenya buruk… ?  
  • Rasanya tidak enak… ? 
  • Pelayanannya Lama… ?  
  • Tidak tahu… ?  
  • ….? (Silahkan Pikirkan!)  
7. Tuliskan Bagaimana Caranya agar Mereka Bisa Langsung Merespon Penawaran Anda  
  • KASIH HADIAH… ?  
  • PROMO GRATIS… ?  
  • BERIKAN BONUS… ? 
  • GUNAKAN DISKON… ? 
  •  ….? (Silahkan Pikirkan!)  

Selling

Goal : Menghasilkan Omset
Membuat Orang Membeli

Selanjutnya Cari dan Temukan “HOT BUTTON” Prospek: 
  • Apa saja KEKHAWATIRAN mereka?  
  • Apa yang paling DIINGINKAN Prospek?  
  • Apa yang paling DITAKUTKAN Prospek?  
  • Apa MIMPI Prospek yang Ingin Anda bantu?  
  • Apa KEBUTUHAN Prospek yang ingin Anda penuhi?  
  • Apa MASALAH Prospek yang ingin Anda selesaikan? 
Setelah Anda menjawab semua pertanyaan diatas, secara tidak langsung Anda juga telah membuat copywritingnya, AHA! 
Sayangnya sebagian besar melewatkan proses ini dan ingin langsung membuat copywriting. Mereka sering bilang, Ribet, Gak Penting, Habis-habisin waktu dan segudang alasan lainnya. 
Padahal dengan menjawab setiap pertanyaan dengan detail, maka alam bawah sadar Anda akan terlatih dalam menganalisa kekuatan dan kelemahan suatu produk sehingga dapat memebuat copywriting yang tepat dan cepat. Itulah yang saya rasakah sekarang. Ini Rahasia Saya dapat membuat copywriting dengan cepat! 
So, Jangan hanya dibaca, segera tulis dan jawab pertanyaannya! 
INGAT! Jangan Lanjutkan modul berikutnya, sebelum Anda menyelesaikan modul ini. Pastikan Anda sudah benar-benar membuat customer persona untuk produk-produk di bisnis Anda! 

100 ide promosi penjualan

Advertorial InforialAdvertorial terdiri dari dua kata, yakni advertising dan editorial. Advertising mengandung makna upaya persuasif untuk menggaet konsumen. Sedangkan editorial merupakan suara atau opini resmi dari redaksi. So, advertorial adalah upaya promosi atau iklan dalam bentuk tulisan dengan menggunakan pendekatan jurnalistik.

Apa isinya? Isinya bisa berupa aktivitas perusahaan, produk, layanan, hingga nilai-nilai yang diusung perusahaan.

Terkait produk, biasanya advertorial mengusung soft selling. Di sini, biasanya tak disebut harga secara vulgar, tapi lebih mengedepankan soal fungsionalitas, kelebihan, dan benefit untuk konsumen.

All You Can EatAll u can eat atau yang populer dengan AUCE merupakan cara menarik konsumen yang hanya bisa dilakukan oleh para pemilik restoran atau rumah makan. Simpelnya, restoran menetapkan satu harga tertentu dan untuk sekali bayar agar konsumen bisa menikmati semua jenis makanan dan minuman yang tersaji di restoran itu.

Secara penyajian, biasanya berbentuk buffet atau prasmanan. Harga penawaran all u can eat biasanya lebih mahak dari pada umumnya. Kadang, resto menambah iming-iming dengan menyediakan diskon untuk anak-anak di bawah lima tahun. Tapi, jangan kamu protes bila restoran ini tak menyertakan minuman dalam penawaran all u can eat.

AuctionLelang merupakan strategi meningkatkan penjualan yang mana para pembeli berkesempatan menawarkan harga dan penawar harga tertinggi akan mendapatkan barang yang dilelang.

Untuk barang bernilai seni biasanya penawarannya selangit. Barang yang dilelang biasanya terbatas atau limited edition. Dengan ini, orang yang berhasil mendapatkan barang yang dilelang punya rasa kebanggaan. Saat ini, lelang biasa dilakukan oleh para pemain e-commerce. Ada pula merek yang melakukan lelang untuk produk spesialnya, seperti produk ke-100, ke-1.000, dan sebagainya.

Balloon PaymentApakah kamu pernah ditawari pembayaran model balloon payment oleh sales mobil atau properti? Lalu, kamu bertanya-tanya apakah ini? Ini merupakan cara pembayaran kredit yang menerapkan model pembayaran ringan di depan dan pelunasan di belakang.

Detailnya, nilai yang harus dicicil konsumen dibagi menjadi dua, 50% 50%. Konsumen menyicil 50% pertama saja untuk masa tenor tertentu dengan bunga yang berlaku saat itu. Sisanya, konsumen diberi pilihan, apakah akan bayar secara tunai atau kembali menyicil dengan tenor tertentu pula dan bunga yang berlaku saat itu.

Benefit CouponMemberikan iming-iming berupa kupon, voucer, atau sejenisnya juga menjadi cara yang sering dipakai para penjual. Kupon potongan harga bisa beragam bentuknya. Ada yang untuk pembelian berikutnya di toko yang sama, bisa juga untuk produk tertentu, atau belanja di supermarket tertentu.

Intinya, pemberian ini bisa menjadi jalan bagi penjual untuk memanjakan konsumen. 

BonusSiapa yang tidak senang mendapatkan bonus? Semua orang pasti menyukainya. Tak heran, bonus menjadi salah satu taktik andalan untuk menarik konsumen. Meski nilai dari bonus yang diberikan tidak seberapa, tetap saja ia menjadi daya tarik tersendiri. Katakanlah, beli deterjen dapat piring cantik. Sudah dipastikan para ibu rumah tangga menyukainya.

Selain itu, bonus juga bisa menjadi sarana untuk membangun loyalitas pelanggan.

BundlingMenawarkan promo secara bundling biasanya dilakukan dengan menjual dua produk atau merek berbeda dalam satu paket dengan harga yang lebih murah.

Tujuannya untuk meningkatkan penjualan sekaligus menghemat bujet promosi. Konsumen pun senang dengan harga lebih murah ini. Belum lagi kalau mereka memeroleh bonus lainnya

Buy One Get OneMenggelar taktik penjualan buy one get one sebenarnya susah-susah gampang. Penjual harus jeli melihat antara biaya produksi dan marjin yang diperoleh untuk menetapkan harga. Maksudnya, harga yang dipatok telah menutup biaya produksi untuk dua item produk. Biasanya, harga dalam program ini sedikit lebih tinggi daripasa beli satuan.

Pada sisi konsumen, secara otomatis terseleksi hanya untuk mereka yabg membutuhkan dua item produk. Namun, dapat diakali dengan mengajak teman untuk patungan. Toh, nominal yang dikeluarkan masih lebih rendah bila beli satu item saja.

Cash InstallmentKetika membeli properti atau mobil biasanya konsumen akan mendapat penawaran down payment (DP) yang dicicil tunai dalam beberapa kali.

Cara ini, sebenarnya untuk mengakali aturan yang mewajibkan nilai DP harus sekian puluh persen dari harga. Namun, cicilan bertahap ini bisa juga diterapkan untuk harga produk itu, bukan untuk DP saja.

Bagi penjual, cicilan DP ini bisa mengikat pembeli. Konsumen senang karena bisa mengatur cash flow-nya. Konsumen tak perlu mengeluarkan uang dalam jumlah besar seketika.

CashbackCashback adalah hadiah uang tunai atau bisa berupa poin yang diberikan oleh suatu perusahaan setelah seseorang melakukan pembelian barang atau jasa di perusahaan tersebut.

Cashback merupakan variasi dari strategi pemasaran untuk menggaet lebih banyak pengguna selain potongan harga/diskon dan bonus. Jika diskon memberikan potongan harga di awal langsung saat pembelian, hadiah tunai atau poin dari cashback dapat memberikan potongan harga pada saat pembeli melakukan pembelian selanjutnya.

Pada awalnya, istilah cashback sering ditemukan saat bertransaksi dengan menggunakan kartu kredit. Ketika pengguna melakukan transaksi dengan kartu kredit yang dimilikinya, dia akan mendapatkan hadiah poin sebesar sekian persen. Setelah terakumulasi dalam jumlah tertentu, poin tersebut dapat digunakan kembali untuk melakukan transaksi sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Seiring dengan berkembangannya transaksi jual beli online, skema cashback kian hari juga semakin populer. Banyak pelaku industri digital menawarkan cashback untuk setiap pembelian barang atau jasa. Hal ini tentunya memberikan banyak keuntungan terutama pada sisi konsumen.

Clearance SaleProgram ini tidak datang tiap saat karena alasan khusus ketika menggelarnya. Umumnya, program promo ini terjadi ketika satu outlet ditutup, entah karena bangkrut atau pindah lokasi. Tapi, bisa juga untuk menghabiskan stok lama agar tidak memenuhi gudang. Belakangan, program ini dilakukan di hari terakhir pameran.
Apakah penjual rugi? Tentu tidak karena sudah pasti harga yang ditetapkan sudah dihitung. Selain itu, ketika melakukan jual habis dengan diskon besar ini biasanya penjual sedang mengejar poin dari distributor atau prinsipal. Pembeli pun untung bisa mendapat produk dengan harga miring.

Co-brandingStrategi co-branding merupakan strategi yang melibatkan aliansi antara dua brand dalam mensinergikan pemasaran mereka. Di sini, akan selalu ada brand utama yang menjadi header dan brand penguat sebagau modifier.

Aliansi ini bisa membuahkan produk atau layanan dengan perpaduan kedua nama brand. Untuk menentukan siapa yang menjadi header brand, pemain harus melihat kecocokan kategori produk brand dengan kategori produk yang di-cobranding.

CollaborationKolaborasi merupakan cara yang strategis untuk berbisnis di era sharing economy. Ketika dua atau lebih brand berkolaborasi, brand mereka secara otomatis diperkenalkan pad target market partner kolaborasi itu. Selain dapat meningkatkan brand awareness, cara ini juga dapat membuka berbagai peluang target market baru yang belum terjamah jika brand itu bekerja secara mandiri.

Collectable ItemMeski tergolong sebagai cara promosi lawas, collectable item merupakan sarana promosi yang dapat meningkatkan loyalitas konsumen. Dengan embel-embel ini, konsumen akan memperoleh kepuasan dan kebanggaan tersendiri ketika memiliki produk ini.

Company BirthdayIde 15 Company Birthday Cara ini cukup sering digunakan oleh perusahaan. Contohnya adalah Bank Central Asia (BCA). Perusahaan perbankan ini selalu memberikan diskon senilai usia mereka pada setiap perayaan ulang tahun perusahaan.

Misalnya, diskon 61% untuk berbagai produk di ulang tahun BCA yang ke-61.
Teknik ini dapat menarik calon konsumen untuk selalu menunggu momen ulang tahun di setiap tahun. Cara ini sekaligus dapat meningkatkan kesetiaan konsumen pada brand

Comparison PriceMenggelar program penjualan dengan perbandingan harga jamak dilakukan oleh pelaku industri ritel online. Upaya ini dinilai mampu menjaga retensi pelanggan agar tidak berpaling ke brand lain, khususnya industri yang dikelilingi konsumen oportunis.

CompetitionIni merupakan salah satu cara yang digunakan brand dalam melakukan strategi pemasaran. Hakikat manusia yang tak pernah puas mendorong mereka selalu terpacu untuk berkompetisi. Memenangkan sebuah kompetisi untuk meraih title atau reward dapat menarik calon konsumen untuk bergabung.Saat membuat sebuah kompetisi, pastikan temanya memiliki kedekatan dengan target market.

ContestContest Tak sedikit konsumen yang senang mengikuti sebuah kontes berhadiah dari sebuah brand. Motivasi mereka pun beragam. Alasannya, karena hasil kontes dipamerkan dalam sebuah pameran atau panggung, mereka ingin meningkatkan eksistensi, kebanggaan, atau sekadar ingun mendapatkan hadiah.

Credit CardDengan berkolaborasi bersama perbankan, merek bisa memberikan nilai lebih bagi konsumennya. Situs belanja online Elevenia, misalnya, memberikan diskon 11% bagi pengguna kartu kredit dan debit Bank Mandiri. Di sini, konsumen bisa mendapatkan produk dengan harga lebih murah. Sedangkan produsen bisa meningkatkan penjualannya.

Cross SellBerbeda dengan up-selling, cross selling merupakan seni menjual produk atau jasa secara bersamaan. Contohnya, kedai kopi Starbucks atau Maxx Coffee sering melakukan teknik ini. Ketika konsumen datang untuk membeli satu cup minuman, para barista akan menawari konsumen untuk menambah sedikit biaya agar bisa memperoleh produk makanan tertentu hingga aksesori seperti gelas. Sederhananya, teknik ini difungsikan untuk memengaruhi konsumen agar membeli pelengkap dari produk awal yang mereka beli. Cara ini cukup efektif digunakan, apalagi si penjual memiliki kemampuan komunikasi yang baik.

Customer BirthdayCustomer's Birthday Momen ulang tahun merupakan hal spesial bagi setiap orang di muka bumi ini. Tak jarang, orang yang sedang ulang tahun akan dibanjiri ucapan, hadiah, dan aneka kejutan. Dan, itu semua menjadi pengalaman tersendiri yang menyenangkan bagi yang ulang tahun.Sebagai brand yang memposisikan diri sebagai human, perusahaan hendaknya meniru hal tersebut. Perusahaan memberikan pengalaman spesial di hari ulang tahun konsumennya. Misalnya, Bank BNI mengirimkan paket kue ulang tahun kepada nasabah prioritasnya di hari spesial tersebut. Atau, sebuah resto yang menggratiskan menu bagi konsumen pada hari ulang tahunnya. Dan, masih banyak cara memberi kejutan untuk pelanggan.

Customer's NamePujangga klasik William Shakespeare pernah berujar: "Apalah arti sebuah nama?" Namun, kita menyadari pentingnya sebuah nama. Bahkan, siapa yang tidak senang kalau dirinya disapa dengan namanya. Nama mengusung sesuatu yang personal bagi setiap orangSebab itu, menyapa dengan nama adalah awal tahap awal untuk masuk ke kehidupan personal orang.

Hal yang sama juga bisa dilakukan brand dalam memperlakukan konsumennya. Ini juga bisa menjadi bahan utama menyusun ide sales yang kreatif.

Mungkin Anda masih ingat ketika Burger King dan Wings Stop memberikan diskon khusus bagi konsumen yang memiliki nama tertentu, seperti Anto, Budi, Wati, dan sebagainya?

Produsen senang jualannya laku dan unik. Konsumen juga senang sekaligus berpotensi loyal.

DifabelSebagian brand sering memberikan promo khusus bagi penyandang disabilitas. Cara ini selain sebagai bentuk kepedulian, juga bisa membentuk brand image yang positif. Perlu cara untuk mengkomunikasikan pesan secara kreatif dan menyentuh.

DiscountPotongan harga selalu menarik bagi calon pembeli. Pada dasarnya, calon konsumen akan lebih tertarik melihat produk dengan harga diskon dibandingkan dengan harga normal. Untuk mengundang rasa penasaran dan daya tarik bagi calon konsumen lebih jauh, bisa pakai diskon tambahan, seperti 50% + 20%. Bagaimana pendapat Anda?

Door to Door Sales PersonDoor-to-Door Salesperson Meski terbilang konvensional, teknik pemasaran door-to-door salesperson masih digunakan hingga saat ini. Teknik pemasaran yang menawarkan produk atau jasa dari pintu ke pintu ini dapat berjalan efektif apabila dilakukan pada lokasi, waktu, konsumen, dan teknik komunikasi yang tepat. Dalam melakukan teknik ini, pemasar harus memastikan apa yang mereka tawarkan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Jika tidak, teknik ini hanya akan membuang-buang waktu dan tenaga. Seratus ide salespromo yang sedang Anda baca ini adalah alternatif yang bisa dicoba. Tinggal pilih mana saja yang paling cocok dan relevan dengan segmen Anda.

E-coupon
E-Coupon Perkembangan teknologi harus diadaptasi, termasuk dalam pengaplikasian ide promosi. Cara konvensional dengan menggunakan kertas atau kartu bisa diganti dengan sentuhan teknologi, berupa kupon elektronik. Selain menghemat biaya, juga membuat proses transaksi efisien, plus memberikan experience tertentu bagi pelanggan.

E-mail BlastEmail Blast Salah satu cara promosi yang umum dilakukan adalah dengan mengirim email blast. Dengan email blast, pemasar bisa menyasar banyak target market dalam waktu bersamaan. Asal tahu saja, cara ini tidak selalu efektif. Para pemasar harus memperhatikan isi konten dari email blast tersebut. Pastikan isi kontennya menarik, ringkas, mudah dipahami. Jangan lakukan ini terlalu sering, karena pelanggan bisa jenuh dan tidak mau baca email yang sering dianggap spam ini.

EndorserEndorser merupakan cara promosi yang belakangan gemar digunakan oleh pemilik brand. Namun, melakukan teknik promosi ini perlu kehati-hatian. Konsumen kini semakin cerdas. Mereka tidak mudah untuk menerima bentuk promosi yang terang-terangan alias hardselling.
Tak hanya itu, ketepatan dalam memilih endorser agar cocok dengan identitas brand juga penting. Jangan terjebak pada endorser yang cuma memiliki banyak follower tetapi tidak cocok dengan karakteristik brand tersebut.

Experiential StoreExperiential Store Kehadiran teknologi seperti Virtual Reality (VR) dapat memberikan new experience bagi konsumen. Brand bisa memperkenalkan secara lebih dekat produk mereka dengan konsumen.Experiential store dapat mengajak calon konsumen untuk merasakan secara langsung keunggulan produk mereka. Dengan cara yang berbeda dan kekinian, teknik yang melibatkan emosi ini potensial untuk menarik orang menjadi konsumen. Perusahaan Samsung, misalnya, menghadirkan Samsung Experience. Bukan hanya memberi kesempatan bagi konsumen untuk menjajal produk, tapi Samsung juga menghadirkan kedai kopi.
BazaarFair atau Bazaar (expo/pameran) merupakan salah satu aktivitas promosi penjualan yang mampu menarik minat banyak pengunjung karena dikemas dalam tema yang menarik. Di sini, para penjual biasanya memasang harga yang miring atau lebih murah dibanding dengan harga di ritel reguler. Bazaar bisa menjadi cara penjualan yang menarik dan gampang mendapat pelanggan baru. Penjual pun bisa mendapat network baru karena bertemu dengan penjual lain yang membuka booth.

Iklan Atas

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

HPK TARUH DISINI

Iklan Bawah Artikel